Jakarta – Wilayah pesisir Jakarta terdampak rob, salah satunya adalah Kompleks Pantai Mutiara, Jakarta Utara. Pekerja driver di Komplek Pantai Mutiara, Yusud mengatakan Air Rob ini hanya terjadi di Satu titik.


“keluarnya air hanya satu titik, dipojokan pintu keluar belakang, cumen karenanya besarnya banjir air rob. Akhirnya, sitanggul yang dibawahnya jebol engga kuat nahan Rob itu,” Kata Yusud saat ditemui di Komplek Pantai Mutiara, Jakarta Utara, Sabtu (6/6/2020).



ia menambahkan jika hal ini sudah pernah terjadi sebelumnnya. Namun pada saat itu yang jebol adalah temboknya.


“kejadian dua kali ini, dulu kalau engga salah pernah kejadian kaya gini. Dulu temboknya, itu rubuh temboknya. Jadi dari air laut langsung masuk semua,” tuturnya.

“airnyajalannya menyeluruyuh sampai samudra sampai ke pluit permei, hampir semua pluit kena semua. Karena pecahan air laut sampai keluar,” sambungnya.


ia juga menyebut jebolnya titik ini dari gorong-gorong kecil yang akhirnya menjadi besar. Menurutnya, itu terjadi karena pengerukan-pengerukan air laut yang dampak membuat tanggul ini jebol.


“Air robnnya tinggi, dampaknya pengerukan-pengerukan air laut, yang dibikin apa itu. Itu dampaknnya, mainnya air tidak ada. Makannya sekarang untuk air laut lebih tinggi dari pada jalan,”tandasnya.

sebelumnnya diberitakan, Sejumlah wilayah di pesisir Jakarta Utara terendam banjir. Banjir terjadi akibat air rob atau pasang air laut.

“Iya betul di daerah pesisir pantai utara Jakarta Utara semua tergenang akibat air rob yang cukup tinggi,” kata Lurah Pluit Rosiwan ketika dihubungi, Kamis (4/6/2020

Previous articleKondisi terkini Air Rob Kompleks Pantai Mutiara
Next articlePSBB Transisi, Ini Kondisi GBK Sekarang