https://www.shutterstock.com/search/ramadan-travel
https://www.shutterstock.com/search/ramadan-travel

Bulan Ramadan adalah waktu yang penuh berkah, refleksi, dan peningkatan spiritual. Namun, bagi sebagian orang—terutama traveler, pekerja lapangan, atau pelaku perjalanan jauh—Ramadan tetap dijalani sambil berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Islam sebagai agama yang rahmatan lil ‘alamin memberikan kemudahan bagi musafir, sekaligus mengajarkan doa-doa indah sebagai bekal perjalanan.

Doa bukan hanya permohonan keselamatan, tetapi juga penguat hati agar perjalanan tetap bernilai ibadah, terlebih di bulan suci Ramadan.

🌙 Makna Perjalanan dalam Islam

Dalam Islam, orang yang melakukan perjalanan jauh disebut musafir. Musafir mendapatkan keringanan (rukhsah), seperti:

  • Boleh tidak berpuasa dan menggantinya di hari lain
  • Boleh menjamak dan mengqashar salat

Namun, jika tetap berpuasa, perjalanan tersebut menjadi ibadah yang penuh pahala, apalagi disertai niat dan doa yang baik.

Doa Bepergian (Doa Safar)

Doa ini dianjurkan dibaca saat memulai perjalanan:

سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ ۝ وَإِنَّا إِلَىٰ رَبِّنَا لَمُنقَلِبُونَ

Artinya:
“Mahasuci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini bagi kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Dan sesungguhnya kepada Tuhan kami-lah kami akan kembali.”
(HR. Muslim)

Doa ini mengingatkan traveler bahwa perjalanan bukan hanya fisik, tetapi juga perjalanan spiritual menuju Allah SWT.

🤲 Doa Memohon Perlindungan Selama Perjalanan

Terutama saat Ramadan, traveler dianjurkan memohon perlindungan dari bahaya dan hal yang tidak diinginkan:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ، وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ، وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَالْأَهْلِ

Artinya:
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesulitan perjalanan, pemandangan yang menyedihkan, dan kepulangan yang buruk terhadap harta dan keluarga.”

🌅 Doa Agar Perjalanan Bernilai Ibadah

Agar perjalanan di bulan Ramadan tidak hanya sekadar berpindah tempat, tetapi juga bernilai pahala:

اللَّهُمَّ اجْعَلْ سَفَرَنَا هَذَا سَفَرًا مُبَارَكًا، وَارْزُقْنَا فِيهِ الصِّدْقَ وَالْأَمَانَةَ

Artinya:
“Ya Allah, jadikan perjalanan kami ini perjalanan yang penuh berkah, dan anugerahkan kepada kami kejujuran serta amanah.”

🕌 Doa Menjaga Puasa Selama Perjalanan

Bagi traveler yang tetap berpuasa:

اللَّهُمَّ قَوِّنِي عَلَى الصِّيَامِ وَالطَّاعَةِ، وَاحْفَظْنِي مِنَ التَّعَبِ وَالْغَفْلَةِ

Artinya:
“Ya Allah, kuatkan aku dalam berpuasa dan beribadah, serta lindungilah aku dari kelelahan dan kelalaian.”

🌍 Ramadan: Perjalanan Fisik dan Perjalanan Hati

Perjalanan di bulan Ramadan sejatinya adalah dua perjalanan sekaligus:

  1. Perjalanan jasmani menuju tujuan duniawi
  2. Perjalanan ruhani mendekatkan diri kepada Allah SWT

Dengan doa, seorang traveler menjaga hatinya tetap terhubung dengan Allah, meskipun berada jauh dari rumah, keluarga, dan rutinitas ibadah yang biasa.

Doa adalah teman terbaik bagi traveler, terlebih di bulan Ramadan. Ia menjadi pengingat bahwa ke mana pun langkah kaki melangkah, ada Allah yang Maha Menjaga. Dengan niat yang tulus, doa yang baik, dan adab perjalanan yang benar, setiap perjalanan bisa menjadi ladang pahala dan keberkahan.

Salam lestari :).

- Advertisement -
Previous articleCara Menemukan Arah Pulang Saat Tersesat di Gunung: Panduan Berdasarkan Rangkuman