Travelista – Ditengah masa pembatasan Sosial Berskala Besar masa Transisi, pintu masuk Monumen Nasional (Monas) ditutup. Akan tetapi, sejumlah sepeda tetap mengunjungi dan jadi tempat itu sebagai titik kumpul komunitas sepeda.

Pantau Travelista, pukul 09:00 WIB, terlihat 40-50 Pesepedah yang berkumpul. Ada 3 anggota kepolisiaan, 1 Tentara Nasional Indonesia dan 3 keamanan Monas.

Salah satu pengujunjung Pesepeda mengatakan, tempat ini menjadi titik kumpul sebelum mengelilingi kota Jakarta.

“Numpung hari Sabtu tidak kantor, kita jalur ini melintas kemudian sampai kantor lagi, Jakarta Selatan,” kata Jul saat di temui di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2020).

Lanjutnya untuk jalur khusus sepedah, ia mengatakan sangat setuju. Akan tetapi, ia meminta pemerintah juga harus memberikan edukasi, agar pesepeda tidak memahami jalur yang harus dilintasinya.

“Menurut saya, sudah ada bagus. Dibagikan lagi lah, diperpanjang jalur sepedah itu, tetapi juga, supaya tertertip dan temen temen Pesepedah banyak diberi edukasi. Supaya paham hak haknya, jalurnya mana dan sebagainnya, karena kita lihat banyak sepdah banyak yang belum paham. Dibuat jalur yang bagus, dan juga edukasinya lebih bagus lagi,” tuturnya.

Jakarta – Ditengah masa pembatasan Sosial Berskala Besar masa Transisi, pintu masuk Monumen Nasional (Monas) ditutup. Akan tetapi, sejumlah sepedah tetap mengunjungi dan jadi tempat itu sebagai titik kumpul komunitas sepedah.

Pantau Travelista, pukul 09:00 WIB, terlihat 40-50 Pesepedah yang berkumpul. Ada 3 anggota kepolisiaan, 1 Tentara Nasional Indonesia dan 3 keamanan Monas.

Salah satu pengujunjung Pesepeda mengatakan, tempat ini menjadi titik kumpul sebelum mengelilingi kota Jakarta.

“Numpung hari Sabtu tidak kantor, kita jalur ini melintas kemudian sampai kantor lagi, Jakarta Selatan,” kata Jul saat di temui di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2020).

Lanjutnya untuk jalur khusus sepedah, ia mengatakan sangat setuju. Akan tetapi, ia meminta pemerintah juga harus memberikan edukasi, agar pesepeda tidak memahami jalur yang harus dilintasinya.

“Menurut saya, sudah ada bagus. Dibagikan lagi lah, diperpanjang jalur sepedah itu, tetapi juga, supaya tertertip dan temen temen Pesepedah banyak diberi edukasi. Supaya paham hak haknya, jalurnya mana dan sebagainnya, karena kita lihat banyak sepdah banyak yang belum paham. Dibuat jalur yang bagus, dan juga edukasinya lebih bagus lagi,” tuturnya.

“Menurut saya, sudah ada bagus. Dibagikan lagi lah, diperpanjang jalur sepedah itu, tetapi juga, supaya tertertip dan temen temen Pesepedah banyak diberi edukasi. Supaya paham hak haknya, jalurnya mana dan sebagainnya, karena kita lihat banyak sepdah banyak yang belum paham. Dibuat jalur yang bagus, dan juga edukasinya lebih bagus lagi,” tuturnya.