Terkuak, Ini dia Sosok Penunggu Gunung Ciremai!

Travelista Gunung yang menjadi kebanggaan masyarakat sekitar karena keindahan alam yang bagus, memiliki ketinggian 3.078 meter dari permukaan laut, menjadikan gunung ini tertinggi di Provinsi Jawa Barat. Gunung ini menjadi tempat favorit bagi para pendaki karena keindahan alamnya yang luar biasa menariknya dan juga memiliki rute jalur pendakian yang menantang.

Gunung ini ramai ketika memperingati momen 17 Agustus, biasanya para pendaki beserta rombongan yang terlibat mengibarkan sang merah putih di puncak gunung tersebut. Gunung tersebut bernama, Gunung Ciremai.

Gunung Ciremai terletak di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Jalur pendakian untuk mencapai puncak sangat unik, bisa mendaki lewat jalur Palutungan, melalui Linggarjati dan Apur di Kabupaten Majalengka. Terdapat 8 pos di setiap jalur pendakian untuk sampai puncak, para pendaki menikmati suasana hutan pinus, air terjun, lembah Taman Nasional dan sesekali bisa melihat hewan endemik, seperti rusa, elang jawa, tapir, lutung dan berbagai jenis kodok warna-warni.

Namun diantara ketiga jalur tersebut menyimpan cerita misteri yang membuat bulu kuduk merinding. Para pendaki sering disasarkan bila tidak fokus, kunci utama menghindari seperti ini tidak boleh berpikiran kosong.

BACA JUGA : Ternyata Ini Segitiga Bermuda Indonesia

Penasaran kisah misterius yang ada di Gunung Ciremai? Yuk simak beberapa informasi yang berhasil Travelista rangkum :

  • Sosok Nyi Lingga
Image result for sosok nyi lingga
sumber foto : yukepo.com
Image result for sosok nyi lingga
sumber foto : superadventure.co.id

Beberapa dari pendaki kerap melihat sosok penunggu kawasan Batu Lingga di Gunung Ciremai. Menurut warga setempat, sosok tersebut bernama Nyi Lingga. Wujudnya seperti nenek tua dan didampingi oleh dua ekor macan tutul. Konon, Nyi Lingga ini meneruskan persemedian Sunan Gunung Jati di batu besar tersebut untuk mendapat ilmu kanuragan. Namun persemediaan yang dia lakukan gagal dan Nyi Linggal meninggal. Anehnya macan tutul yang menemani dia bersemedi hilang dan menjadi kejanggalan yang ada. Jadi jika pendaki menemukan sosok nenek tua didampingin dua ekor macan tutul itulah Nyi Lingga.

BACA JUGA : Ternyata ini yang Membuat Penunggu Gunung Terganggu

  • Suara Gamelan Misterius
Image result for suara gamelan
sumber foto : youtube.com

Berada di tengah gunung sepi dan sunyi namun mendengar alunan gamelan, apa yang dirasakan? logikanya tidak mungkin ada suara gamelan, kecuali suara burung dan hewan lainnya. Hal ini kerap terdengar para pendaki gunung tersebut, suara alunan tersebut bila didengar fokus akan menjauh senyap-senyap hilang. Menurut berita yang ada suara gamelan misterius akibat ulah sosok penunggu gunung Ciremai yang mencoba mengecoh konsentrasi para pendaki agar hilang arah dan jatuh kedalam jurang. Ngeri bukan? Berhati-hati selalu ya sobat Travelista.

  • Tanjakan Bapa Tere
Image result for tanjakan bapa tere
sumber foto : mounture.com

Tanjakan ini cukup terjal hingga sering menghabiskan tenaga para pendaki yang melewati tanjakan ini. Tanjakan Bapa Tere akan dilalui jika kalian melewati jalur pendakian Linggarjati. Konon, menurut cerita beredar dinamakan “Tanjakan Bapa Tere” karena dahulu ada seorang ayah tiri dan anaknya melewati jalur ini, namun sang anak dibunuh persis di tanjakan satu ini.

  • Tradisi Menhindari Makhluk Gaib
Image result for tradisi menghindari makhluk gaib ciremai
sumber foto : kaskus.co.id

Menurut juru kunci/kuncen Gunung Ciremai untuk menghormati dan meminta izin melintas kepada penunggu gunung tersebut, sebelum mendaki diberi himbauan dan masukan agar melakukan tradisi unik seperti menghentakkan kaki ke bumi sebanyak tiga kali dan mengucap salam agar terhindar dari gangguan sosok makhluk gaib.

  • Jalak Hitam dan Tawon Hitam
Image result for jalak hitam dan tawon hitam ciremai
sumber foto : boombasti.com

Setelah melewati pos Pengalap atau pos keempat, para pendaki sering merasa ada yang diikuti dan diperhatikan setiap langkahnya. Tidak disangka yang mengikuti mereka yaitu burung Jalak Hitam dan Tawon Hitam, sehingga membuat ketakutan para pendaki. Menurut mitos setempat, kedua hewan ini tidak akan mengganggu bila tidak diusik, namun jika mengusik hewan tersebut dipercaya terjadi musibah yang tak terduga.

Persiapkan diri dulu sebelum mendaki Gunung Ciremai, perhatikan adat istiadat warga setempat dan tidak boleh asal berbicara. Jika kita melanggar semua aturan yang dibuat malapetakalah ganjaran yang diterima. Satu lagi jangan lupa berdoa dan perkuat iman mental. Semoga bermanfaat.

10 COMMENTS

    • dari jakarta bisa naik bis luragung gan, terus udh sampe di kota kuningan bisa naik angkot/elf ke jalur pendakian yg sesuai

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here