Travelista.id – Pemerintah turki dibawah presiden Erdogan telah mengalihfungsikan Hagia Sophia menjadi mesjid kembali. Hagia Sophia bukan hanya sekedar bangunan tua belaka, ia adalah ikon yang sekaligus saksi bisu atas jatuh bangunnya kekuasaan yang ada di Turki.

Seperti apa ceritanya? mari kita bahas

Hagia Sophia dalam bahasa Turki disebut juga dengan ayasofya.Hagia Sophia dibangun sejak era kekaisaran Bizantium (Konstatinopel), awalnya bangunan ini dijadikan sebagai kuil pagan atas perintah Konstantinus I pada tahun 325 masehi.

Namun putranya yang bernama Konstantinus II mengalihfungsikannya menjadi gereja ortodoks pada 360 masehi, Hagia Sophia sendiri menjadi katedral gereja Orthodoks paling besar pada era bizantium bahkan menjadi tempat penguasa dimahkotai.

Mulai dari sinilah Hagia Sophia begitu ikonik bagi agama kristen

Hagia sophia juga pernah terbakar pada 404 masehi karena konflik politik antar keluarga penguasa, tepatnya keluarga kaisar Arkadios pada 395-408 masehi. Untungnya penerus Arkadios yang bernama kaisar Theodosis II kembali membangun struktur kedua Hagia Sophia.

BACA JUGA : 5 Masjid Terbesar di Indonesia

Renovasi Hagia Sophia juga berlanjut pada masa kekuasaan Justinian I yaitu 532 masehi, hal ini dilakukan karena Hagia Sophia menjadi korban atas kerusuhan dari revolusi nikka.

Arsitek yang diperintah oleh kaisar bernama Isidoros dan Anthemios, atas ide mereka inilah fondasi Hagia Sophia menjadi ikonik hingga saat ini.

Pada tahun 1453 kekaisaran Bizantium runtuh karena ditaklukan oleh Sultan Mehmed II dari kekaisaran Ottoman(Turki Utsmani). Lalu apa yang terjadi pada hagia sophia?

Hagia Sophia didesain ulang agar menjadi masjid sehingga lukisan bercorak kristen didalam hagia sophia mulai ditutup dan diplester dan diganti dengan tulisan kaligrafi, beberapa bangunan baru juga di buat untuk kepentingan umat Islam, seperti menara adzan, perpustakaan dan madrasah.

Hagia Sophia Yang Menjadi Masjid

Hagia Sophia bertahan menjadi masjid selama kurun 482 tahun sebelum akhirnya muncul kepepimpinan Kemal Ataturk

Berakhirnya kekaisaran Ottoman karena kekalahan pada perang dunia I, membuat Turki berubah menjadi negara republik.

Pemerintahan Kemal Ataturk merubah status Hagia Sophia menjadi museum. Plester yang ada kembali dibuka sehingga tampak lukisan bunda maria dan bayi yesus yang berjejer dengan kaligrafi allah dan muhammad.

Kemudian tepat pada pemerintah presiden Erdogan, Hagia Sophia kini mencabut status sebagai museum pada 10 Juli 2020 dan kembali dirubah menjadi masjid, namun beberapa negara enggan sepakat dengan alih fungsi tersebut.

Tapi bukankah perubahan fungsi tersebut merupakan bagian dari kedaulatan Turki? Bagaimana menurutmu? Mari kita bicarakan dikolom komentar.

Previous articleTayang di Netflix, Ini Lokasi-lokasi syuting Petualangan Sherina
Next articleWow! Ini Sejarah “Kota Dosa” Yang Terkenal di China