Travelista – Saat ini kita sudah melewati berbagai lintas generasi yang ada di Dunia. Generasi tersebut mempunyai perannya masing-masing dan nyata untuk dilihat. Jika dilihat dari sejarahnya masing-masing generasi mempunyai cerita yang unik dan sangat berbeda dengan generasi lainnya.

Generasi yang ada sekarang juga memiliki kesamaan hobbi seperti traveling, bersepeda, otomotif dan masih banyak lagi. Namun, yang akan kita bahas disini yaitu kesamaan antar generasi terhadap tempat wisata favorit yang sudah sejak dulu hingga kini selalu digemari berbagai generasi.

Penasaran apa saja tempat wisata liburan favorit antar generasi? Travelista rangkum beberapa selera tempat favorit untuk berlibur antar generasi :

1.Generasi Baby Boomer (1946-1965)

Mengenal Karakter 5 Generasi: Baby Boomers, X, Y, Z dan Alpha - kumparan.com
sumber foto : kumparan.com

Generasi ini dimulai dari mereka yang lahir setelah perang dunia ke-2, yaitu 1946 hingga 1965. Baby boom secara literal berarti ledakan bayi, ini karena pasca perang dunia ke-2 angka kesuburan manusia dan kelahiran bayi sangat tinggi. Mungkin Kakek Nenek kita termasuk kedalam generasi Baby Boomer.

Generasi Baby Boomer selalu menjadi acuan sudut pandang politik, fashion, literatur, film, dan filosofi generasi baby boomer. Mereka inilah yang selalu berhasil mencetuskan tempat-tempat yang indah dan selalu dirawat kelestariannya untuk anak cucunya nanti. Destinasi wisata yang selalu terjaga dan favorit bagi generasi baby boomer yaitu museum-museum sejarah, cagar alam dan tempat-tempat yang dipenuhi flora dan fauna.

2. Generasi X (1965-1980)

Nggak Usah Takut Jadi Satu-satunya Generasi Y di Tengah Generasi X, Ini Dia  6 Cara Agar Kamu Sukses di Tempat Kerja!
sumber foto : swaratunaiku.com

Di masa ini, tingkat kelahiran bayi jauh lebih rendah daripada ketika di periode baby boomers. Oleh karena itu, banyak orang sempat menyebut generasi ini dengan nama baby busters yang bermakna berlawanan dengan baby boomers. Namun, label generasi X-lah yang akhirnya bertahan hingga sekarang.

Generasi ini mungkin cocok untuk para orang tua kita, dimana generasi ini menyukai hal-hal yang berbau klasik dan berburu tempat-tempat vintage ala anak taun 80-an. Destinasi wisata yang paling disukai generasi X yaitu tempat musik, studio foto, studio rekaman, dan tempat-tempat kuno yang serupa dengan gaya klasiknya. Tidak ketinggalan juga hobby yang mereka sukai pergi memancing.

3. Generasi Y atau Millenials (1981-1995)

Group of young people on a white ... | Stock image | Colourbox
sumber foto : colourbox.com

Generasi Y atau millennials merupakan mereka yang dibesarkan dengan nilai-nilai bahwa mereka istimewa, bisa menjadi apa saja, optimistis, percaya diri, dan hebat bekerja dalam tim. Mereka disebut demikian karena mereka memasuki usia dewasa di periode milenium baru.

Generasi ini mempunyai pikiran yang demokratis, kritis dan selalu cepat bergaul dengan siapa saja. Permainan anak 90-an yang kalian tahu sendiri apa saja dan yang jelas auh dari gadget. Selera destinasi wisata generasi millenial ini yaitu sering melakukan hicking gunung, menjelajah di lembah-lembah, intinya selalu mencari destinasi yang memicu adrenalin yang berbau alam dan natural.

4. Generasi Z atau i-Gen (1995-2012)

The Rise of Mobile Purchasing: Are Desktop Computers Becoming Obsolete? |  Nexonia
sumber foto : storybest.com

Gen Z atau iGen tidak ingin disamakan dengan generasi Y karena karakteristik mereka cukup berbeda. Banyak dari mereka tumbuh besar dengan iPhone atau perangkat pintar semacamnya, dan hal ini tidak terjadi pada para millennials.

Mungkin kebanyakan dari generasi Z ini lebih dominan bermain gadget, play station, game online. Namun jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya, gen Z ini mempunyai perasaan yang ingin bebas berkarya dan menjelajah sejauh apapun.

Generasi Z sendiri memiliki jiwa-jiwa traveling yang ingin dilakukan sendiri maupun dengan teman sebayanya. Seperti pergi ke luar negeri, nongkrong di cafe, cari pantai hitz. Karena generasi Z ini sangat up to date makanya kemanapun ada destinasi wisata pasti akan dituju.

Jadi kesimpulannya, masing-masing generasi memiliki selera destinasi wisata yang berbeda. Bahkan tidak heran beberapa generasi memiliki selera destinasi yang sama tergantung pribadi dan karakter seseorang. Semoga bermanfaat.

Travelista

Previous articleHari Kedua Dibuka, Protap Pasar Kebayoran Lama Diperketat
Next articleRentan Terinfeksi, Pasar Kebayoran Lama Larang Pengunjung Masuk Bawa Anak